Category Archives: Liga Spanyol

Eibar, Klub Terkecil di La Liga Dengan Prestasi Mengesankan

Published / by hope

Eibar terus meningkatkan kemampuan dan perubahan baik dari sisi pemain dan finansial. Tentunya, hal tersebut bukanlah langkah yang mudah untuk tim terkecil.

Eibar adalah tim terkecil yang pernah bermain di La Liga, tapi mereka duduk di posisi kesembilan dan mereka berada di perempat final Copa del Rey. Jadi bagaimana mereka melakukannya?Ada yang menarik perhatian dari kenaikan ajaib mereka ke eselon atas sepakbola Spanyol. Percaya atau tidak, klub togel online yang juga memiliki dana sangat kecil ini patut diperhitungkan karena memiliki prestasi yang mengesankan.

Kegigihan Eibar Menggapai Impian

Eibar sedang mempersiapkan untuk pertandingan bersejarah yakni perempat final Copa del Rey melawan Atletico Madrid dan mereka juga ada jadwal pertemuan di La Liga dengan Lionel Messi  serta Barcelona. Ini adalah prestasi yang sangat mengagumkan bahkan tidak disangka-sangka karena sebelumnya Eibar ada di divisi ketiga dan klub kecil ini juga tidak memiliki uang.

Pernah, pihak klub membuat keputusan untuk meniadakan tim muda mereka karena tidak bisa dipertahankan lagi. Banyak pemain muda yang dilemma apakah akan mencari klub baru atau tinggal di Eibar dan mencoba masuk ke tim senior. Tentunya, hanya pemain yang dibutuhkan oleh klub yang akan percaya pada masa depan klub kecil tersebut.

Eibar, klub kecil dari sebuah kota dengan hanya 27.000 penduduk di pusat-pusat terpencil di Basque Country, yang memulai kenaikan yang luar biasa. Promosi dengan penampilan terbaik mereka telah membawa mereka dari tingkat ketiga Spanyol ke atas dan untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.Kini, mereka sudah ada di musim ketiga berturut-turut di La Liga Spanyol.

Inilah yang menjadi impian dari setiap anak muda yang memulai karir dari bawah sampai ke puncak, namun tentunya hal tersebut tidak pernah bisa dibayangkan akan terjadi seperti ini. Memang terlihat sulit, tetapi dengan sedikit keberuntungan serta segala kemampuan dan sesuatu yang lain mereka telah membuktikan jika mereka telah berhasil sejauh ini.

Eibar dan Semangat Tim Muda di La Liga

Aturan anggaran dan keuangan di La Liga memang mempersulit Eibar dari beberapa musim yang lalu dimana saat berada di divisi dua, mereka terancam kembali ke divisi ke tiga dan di divisi utama, mereka juga terancam kembali ke divisi kedua karena kendala dana. Namun, semua telah terlewati walau tentunya tidak mudah untuk melewati hal tersebut.

Eibar mencapai La Liga dengan tim yang terdiri dari pemain muda, bebas transfer dan pemain pinjaman. Ada lebih dana yang tersedia sekarang, tapi metode pemotongan biaya yang membawa mereka sejauh ini masih harus diperhitungkan dengan baik. Eibar juga terus mendapatkan sorotan. Para pemain mudah di Eibar ternyata juga memiliki impian yang besar termasuk juga kehadiran para pemain lain yang ikut membela klub.

Tidak mengherankan jika Eibar akan terus tumbuh dengan semangat pemain mudanya.  Klub togel singapore ini juga bangga berjalan dengan cara mereka sendiri. Mereka memperluas stadion dari awalnya berkapasitas 6.300 kursi, dan ada juga rencana untuk membangun tempat pelatihan baru.Klub ini telah berubah banyak dan perubahan bisa dilihat pada setiap tahunnya.

Masa depan yang cerah, tapi saat ini fokusnya adalah pada pertemuan mereka dengan Atletico Madrid di Vicente Calderon sebelum mereka menyambut Barcelona untuk Ipurua pada Minggu malam. Eibar memiliki tugas yang berat  judi online karena telah dipukuli oleh Real Sociedad, Villarreal dan Valencia pada musim ini.Tapi, pada bulan Oktober, ada sejarah yang tak pernah terlupakan dimana mereka menahan imbang 1-1 saat melawan Real Madrid.

Rekor Baru CR7; 500 Gol dan Top Skor Klub Sepanjang Masa

Published / by hope

Rekor baru Cristiano Ronaldo dalam mencetak gol yang ke 500 memang tidak bisa dipungkiri jika pemain berusia 31 tahun ini layak mendapatkan Ballon d’Or 2016.

Rekor dari setiap pemain sepakbola bisa dilihat dari banyak hal termasuk dari dalam klub itu sendiri. Memang bukan rahasia lagi jika pemain di dalam sebuah klub juga mengejar prestasi dan mengukir sejarah agar menjadi yang terbaik di sepanjang klub seperti Wayne Rooney yang mengejar top skor di sepanjang sejarah Manchester United. Nah, hal yang sama juga diupayakan oleh Cristiano Ronaldo agar menjadi top skor di sepanjang sejarah Real Madrid.

Cetak 500 Gol, CR7 Top Skor Sepanjang Sejarah Klub

Usai mencetak gol saat Real Madrid melawan America di laga semifinal Piala Dunia Antar Klub 2016, Cristiano Ronaldo resmi mencetak gol yang ke 500 untuk semua klub yang pernah ia bela. Prestasi ini datang usai ia juga mendapatkan gelar pemain terbaik di dunia yakni Ballon d’Or 2016. Fakta ini memang sangat mengejutkan. Akan tetapi, Ronaldo memang benar-benar fenomenal. Bagaimana tidak, baru 7 tahun membela Real Madrid, ia dinobatkan sebagai top skor di sepanjang sejarah klub.

Sebenarnya, jika saja gol yang dicetak Ronaldo di kancah internasional juga ikut dihitung, maka ia sudah mencatat rekor mencetak 500 gol sejak lama. Hal ini dikarenakan bersama Portugal saja ia sudah mengemas 68 gol. Namun, pada hari Kamis (15/12) kemarin, rekor yang ia catat dengan 500 gol adalah gol di level klub dimana ia pernah membela Sporting Lisbon serta Manchester United dan terakhir bersama Real Madrid.

Dari data statistic, tercatat Cristiano Ronaldo telah mencetak 377 gol bersama Real Madrid. Angka ini sangat fantastis karena bersama El Real, ia baru bermain sebanyak 366 kali. Dengan kata lain, jumlah gol yang ia cetak lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah pertandingan yang ia lakoni bersama Real Madrid. Jumlah gol ini juga menobatkan dirinya sebagai top skor di sepanjang sejarah Real Madrid dan mengalahkan rekor Raul Gonzales.

Sedangkan bersama Manchester United, ia berhasil mencetak 118 gol dari 292 pertandingan. Angka ini juga fantastis lantara posisinya di The Red Devils bukanlah penyerang melainkan sebagai sayap kanan. Berkat kemampuannya, ia bersama Setan Merah mendominasi Liga Inggris hingga menjuarai Liga Champions tahun 2008 yang lalu. Prestasi ini juga tidak bisa dihilangkan dari catatan sejarah.

Ronaldo Mengejar Messi di La Liga

Jika dibandingkan dengan rival abadinya, Lionel Messi, di La Liga, memang Ronaldo masih berada di bawahnya. Saat ini Messi masih memegang gelar pencetak gol terbanyak di La Liga di sepanjang sejarah. Akan tetapi perlu diingat jika catatan Ronaldo juga sangat tajam yakni 270 gol. Jumlah gol ini bisa dibilang memang fantastis mengingat dia baru di La Liga atau musim ini merupakan musim kedelapannya. Berbeda dengan Messi yang sudah lebih lama bermain di La Liga.

Sedangkan di Liga Champions, ada sebuah catatan yang sensasional. Ronaldo sudah mencetak 95 gol di Liga Champions. Artinya, ia dan Messi saat ini sedang berusaha saling kejar untuk mencatat rekor baru yakni siapa yang akan mencetak gol yang ke 100 pertama kalinya di poker online. Kita akan segera lihat siapa yang akan lebih dulu mencetak gol yang ke 100 di Liga Champions.

Bahkan masih ada prestasi unik lainnya yakni Ronaldo mencetak 335 gol dengan kaki kanannya. Sedangkan dengan kaki kiri, ia melesatkan 85 gol. Dengan sundulan, ia mencatatkan 78 gol dan 2 kali menggunakan anggota badan lain. Ia juga pernah mencatat mencetak 5 gol dalam sebuah pertandingan seperti saat melawan Granada 9-1 dan Espanyol 6-0 di tahun 2015.

Tim Terbaik Liga Champions 2016 Tanpa Pemain Los Blancos

Published / by hope

Tim terbaik dari penyisihan grup Liga Champions 2016 ternyata tidak ada satu pemainpun yang mewakili Real Madrid / Los Blancos walau menjuarai Liga Champions.

Tim terbaik dari penyisihan grup ajang Liga Champion 2016 sudah diumumkan. Namun ada yang sangat menarik kalau tidak dikatakan janggal yakni dari nama-nama pemain dari masing-masing klub, tidak ada satupun nama pemain yang berasal dari Real Madrid yang menjadi juara bertahan peraih trofi Liga Champions 2016. Artinya, sang mega bintang, peraih gelar Ballon d’Or 2016 yakni Cristiano Ronaldo juga tidak masuk dalam daftar pemain atau tim terbaik dari penyisihan grup di Liga Champions 2016 ini.

Sebab Pemain Real Madrid Tak Masuk

Tidak bisa dikatakan secara pasti penyebab kenapa klub yang menjuarai Liga Champions 2016 bahkan pemainnya meraih gelar tertinggi Ballon d’Or nyatanya bukan menjadi factor penentu jika pemain Real Madrid masuk di dalam daftar pemain atau tim terbaik babak penyisihan grup Liga Champions. Akan tetapi, hal ini bisa disebabkan karena pada kenyataannya Real Madrid berada di posisi kedua atau sebagai runner up grup. Sedangkan yang berada di juara grup adalah Borussia Dortmund.

Bisa jadi, fakta tersebut yang memberikan pengaruh yang besar. Jadi, ketika ingin meraih semua gelar bergengsi, memang sebuah klub dituntut untuk bermain sempurna dari mulai awal pertandingan hingga menjuarai grup dan pada akhirnya memenangi trofi. Oleh karena ini adalah penghargaan tim terbaik di babak penyisihan grup sedangkan Real Madrid tidak menjuarai grup, maka pemainnya juga tidak masuk daftar Best XI.

Daftar Tim Terbaik Penyisihan Grup Liga Champions

Dari 4 klub yang mewakili Liga Spanyol yang bertarung di babak penyisihan grup Liga Champions, hanya Real Madrid yang tidak menyumbangkan satu pemain pun. Berbeda dengan klub lainnya seperti Barcelona, Sevilla dan Atletico Madrid yang masing-masing menyumbangkan 1 pemain. Menariknya, Copenhagen menyumbangkan dua pemain terbaiknya.

Lionel Messi dari Barcelona memang masuk di dalam daftar Best XI ini. Ia merupakan top skor sementara di Liga Champions. Masih ada 2 pemain lain yang berasal dari Liga Spanyol. Posisi kiper ada Jan Oblak asal Atletico Madrid. Kemampuannya di Eropa memang sangat luar biasa dan berbeda ketika ia bermain di liga lokal. Kemudian, di posisi bek perwakilan Liga Spanyol ada Sergio Escudero asal Sevilla.

Berikut ini daftar resmi dari Best XI Liga Champions yang pastinya daftar tersebut dibuat dengan penilaian yang adil sehingga walaupun menjuarai Liga Champions seperti Real Madrid, belum tentu ada pemainnya yang masuk ke dalam daftar ini.

Posisi Kiper: Jan Oblak (Atletico Madrid).

Posisi Bek: Sergio Escudero (Sevilla), Mathias Jørgensen (Copenhagen) dan Ludwig Augustinsson (Copenhagen).

Posisi Gelandang: Andre Silva (Porto), Ricardo Quaresma (Besiktas), Mesut Ozil (Arsenal) dan Riyad Mahrez (Leicester City).

Posisi Penyerang: Dries Mertens (Napoli), Edinson Cavani (Paris Saint-Germain) dan pastinya Lionel Messi (Barcelona).

Memang hal seperti ini sulit untuk diprediksi karena semua pemain dan klub harus berusaha keras bersama. Tak bisa dipungkiri juga jika babak penyisihan grup bukanlah hal yang mudah. Sehingga bentuk apresiasi ini memang sangat penting. Sebagai contoh, Copenhagen adalah klub judi online yang tidak lolos di babak penyisihan setelah kalah dari Porto dan Liecester City namun dua pemainnya mampu berada di daftar Best XI.

Selain daftar pemain yang masuk kategori Best XI dimana masing-masing pemain tersebut memberikan kualitas dan performa terbaiknya di Liga Champions terutama di babak penyisihan grup, ternyata diumumkan juga jika formasi yang terbaik di babak penyisihan grup di Liga Champions 2016 ini adalah 3-4-3. Anda mungkin bisa menerka klub mana saja yang memakai formasi seperti ini ketika fase penyisihan grup Liga Champions.