Edy Rahmayadi: Salahkan Saya Atas Kegagalan Timnas

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi siap untuk disalahkan atas kegagalan yang menimpa timnas Indonesia di final piala AFF Suzuki Cup 2016 menghadapi Thailand pekan lalu.

Pekan lalu masyarakat Indonesia bersedih karena mereka harus mengakui kekuatan Thailand saat ini sebagai taruhan judi bola yang paling kuat di wilayah Asia Tenggara. Meski demikian, Indonesia tetap bangga menjadi runner up dan berhasil mengalahkan Thailand di leg pertama dan memberikan tim gajah perang itu kekalahan pertama di ajang ini namun Edy Rahmayadi mengaku siap jika dirinya akan disalahkan atas kekalahan ini.

Edy Rahmayadi: Jangan Salahkan Timnas

Biasanya jika timnas Indonesia mengalami kekalahan, tentu masyarakat sebagian besar ada yang menyalahkan performa mereka namun kali ini, banyak sekali masyarakat yang tetap mengapresiasi keberhasilan sekaligus prestasi mereka di ajang ini dan mengatakan bahwa timnas hanya kurang beruntung saja di pertandingan final leg kedua apalagi bermain di depan penggemar fanatik Thailand. Namun banyak juga yang beranggapan jika seandaianya leg kedua dimainkan di tanah air, maka mereka akan menang sebab mendapatkan dukungan mayoritas dari seluruh masyarakat Indonesia dan petinggi-petingginya sehingga mereka mendapatkan dukungan penuh dan rasa percaya diri.

Edy Rahmayadi sebagai ketua umum dari PSSI pun mengatakan jangan pernah ada ataupun dirinya mengharapkan tidak ada pihak apapun yang menyalahkan para pemaian atas kegagalan mereka mempertahankan keunggulan yang ada dan kehilangan gelar juara AFF yang sudah ada di depan mata karena beliau berpendapat jika para punggawa tim Garuda ini telah berjuang dengan sangat maksimal dalam turnamen bergengsi di wilayah Asia Tenggara ini. Anak asuahn Alfred Riedl ini dinilai telah mampu memberikan hasil maksimal bahkan jauh lebih baik dibandingkan pertama mereka bermain dimana banyak orang yang pesimis jika mereka dapat lolos dari babak penyisihan grup.

Kekalahan ini memang tidak diharapkan namun Indonesia kalah dengan agregat yang sangat tipis dari Thailand yaitu 3-2 setelah di leg kedua gawang Kurnia Mega harus kebobolan dua gol tanpa balas. Sebagian besar orang menyalahkan strategi yang dibuat oleh pelatih karena Indonesia lebih banyak bertahan dan para pemainnya mundur ke belakang hanya untuk menahan serangan dari tim gajah perang tetapi pada akhirnya tembok pertahanan Indonesia pun runtuh dan harus mengakui keunggulan dari timnas Thailand yang memang bermain dengan sangat baik sejak awal turnamen ini digelar dan Indonesia harus berjuang dengan keras untuk bisa sampai di babak final menghadapinya.

Edy Rahmayadi Bersedia Disalahkan Atas Kegagalan Timnas

Dirinya mengatakan sebagai wakil langsung dari PSSI jika dia meminta maaf kepada masyarakat Indonesia yang telah mendukung timnas selama ini bahkan juga ada yang mendukung mereka sampai ke Thailand jika timnas tidak mampu memenuhi harapan dan ekspektasi rakyat dengan membawa pulang piala AFF ke tanah air. Pria yang juga memiliki jabatan sebagai Pangkostrad ini pun melanjutkan jika masyarakat jangan pernah menyalahkan para pemain yang berada di atas lapangan dan justru berbalik dengan mengatakan jika masyarakat bisa menyalahkannya sebagai pihak yang gagal membawa timnas menjadi juara AFF dan mematahkan dominasi dari Thailand.

Seperti yang dilansir oleh Goal, jika timnas menang, maka mereka akan mendapatkan bonus yang besar yaitu sekitar 12 milyar rupiah namun bukan berarti jika mereka kalah, bonus tidak akan diberikan sebab pemerintah tetap akan memberikan bonus sebagai bentuk apresiasi kepada mereka yang telah berjuang dengan membawa nama Indonesia yaitu masing-masing akan mendapatkan 200 juta rupiah sementara pihak official dari timnas Indonesia akan mendapatkan 150 juta rupiah dan bonusĀ togel hk ini juga diharapkan mampu menjadi sebuah motivasi bagi mereka untuk terus meningkat.

Meskipun Edy Rahmayadi bersedia disalahkan namun tidak ada pihak yang menyalahkannya atau timnas sebab masyarakat menghargai kerja keras mereka dan menyambut kepulangan mereka.